Penyebaran virus Nipah di sejumlah negara mendorong masyarakat untuk mengurangi risiko infeksi pada manusia. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi bidang kesehatan, Wold Health Organization menyatakan pentingnya meningkatkan kesadaran tentang faktor risiko infeksi dan langkah-langkah yang dapat diambil masyarakat untuk melindungi diri dan mencegah penularan.
WHO merekomendasikan untuk mengambil langkah-langkah seperti yang tercantum di bawah ini.
Mengurangi risiko penularan dari kelelawar ke manusia
Upaya pencegahan penularan harus terlebih dahulu difokuskan pada pengurangan akses kelelawar terhadap getah pohon kurma dan produk makanan segar lainnya. Menjauhkan kelelawar dari lokasi pengumpulan getah dengan menggunakan penutup pelindung dapat membantu. Sari pohon kurma yang baru dipetik harus direbus, dan buah-buahan harus dicuci bersih dan dikupas sebelum dikonsumsi. Buah-buahan yang menunjukkan tanda-tanda gigitan kelelawar harus dibuang.
Mengurangi risiko penularan dari hewan ke manusia
Sarung tangan dan pakaian pelindung lainnya harus dikenakan saat menangani hewan yang sakit seperti babi atau kuda, dan selama prosedur penyembelihan dan pemusnahan. Di daerah di mana virus tersebut ada, saat mendirikan peternakan babi baru, perlu mempertimbangkan keberadaan kelelawar buah di daerah tersebut dan secara umum, pakan babi dan kandang babi harus dilindungi dari kelelawar jika memungkinkan.
Pengendalian virus Nipah pada babi
Dalam wabah Nipah sebelumnya yang melibatkan peternakan babi, beberapa langkah telah diterapkan untuk mengurangi penularan, termasuk: pembersihan dan disinfeksi peternakan secara rutin dan menyeluruh; karantina tempat hewan jika ada kasus yang dicurigai; pemusnahan hewan yang terinfeksi, dengan pengawasan ketat terhadap penguburan atau pembakaran bangkai; dan pembatasan atau pelarangan pergerakan hewan dari peternakan yang terinfeksi ke daerah lain. Untuk informasi lebih lanjut, lihat halaman web Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) tentang infeksi virus Nipah.
Mengurangi risiko penularan dari manusia ke manusia
Orang yang mengalami gejala mirip Nipah harus dirujuk ke fasilitas kesehatan, karena perawatan suportif dini sangat penting mengingat tidak tersedianya pengobatan berlisensi. Kontak fisik yang dekat dan tanpa perlindungan dengan orang sakit harus dihindari. Cuci tangan secara teratur harus dilakukan setelah merawat atau mengunjungi orang sakit, bersamaan dengan tindakan pencegahan lainnya.

Discussion about this post