• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Gigi Berlubang Dialami 4 dari 10 Anak Sekolah

Pemeriksaan secara rutin setiap enam bulan diperlukan untuk mendeteksi masalah sejak dini, disertai kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut setiap hari.

by Prohealth
Jumat, 18 September 2026
A A
Jaminan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Berkebutuhan Khusus

Kesehatan gigi dan mulut. (Sumber: Canva/2023)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendorong penguatan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini. Hal ini penting mengingat 41% anak sekolah yang diperiksa melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mengalami karies atau gigi berlubang.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pemeriksaan gigi merupakan salah satu prioritas dalam program CKG dan perlu dimanfaatkan oleh seluruh anak sekolah.

BacaJuga

Bakteri Pembawa Gen Resistansi Antimikrob Ditemukan di Ekosistem Pemotongan Hewan, Ini Penjelasannya

Bahaya Vape bagi Kesehatan, 35 Negara Melarang

Berita baiknya, kata dia, pemeriksaan gigi adalah salah satu prioritas pemerintah dalam program Cek Kesehatan Gratis. Namun, kabar kurang baiknya, dari hasil pemeriksaan CKG anak sekolah, masalah karies justru menjadi yang paling banyak ditemukan.

“Kami mencatat 41% anak sekolah yang diperiksa mengalami gigi karies,” ujar Dante saat menghadiri Kick-off Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026 di SDN Menteng 01, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

Menurut Dante, masalah gigi tidak seharusnya baru ditangani ketika sudah sakit. Pemeriksaan secara rutin setiap enam bulan diperlukan untuk mendeteksi masalah sejak dini, disertai kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut setiap hari.

Ia mengatakan intervensi kesehatan gigi yang paling tepat adalah melalui promotif dan preventif, bukan menunggu sakit kemudian mengobatinya. “Sekolah menjadi salah satu kunci karena di sana ada UKS, dokter kecil, pramuka, dan berbagai kegiatan yang dapat digunakan untuk membangun kebiasaan sehat,” kata Dante.

Ia juga mendorong sekolah untuk mengajarkan hal-hal sederhana terkait perawatan gigi, mulai dari cara menyikat gigi yang benar, memilih makanan yang baik untuk kesehatan gigi, hingga mengenalkan penggunaan pasta gigi berfluoride. Para murid di sekolah juga dapat dilibatkan sebagai “detektif gigi berlubang” untuk membantu mengenali tanda-tanda masalah gigi pada teman-temannya.

Selain pemeriksaan rutin, Dante mengingatkan pentingnya waktu menyikat gigi yang tepat, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Kebiasaan sederhana tersebut perlu dibangun sejak anak-anak agar menjadi bagian dari perilaku hidup sehat.

BKGN 2026 mengusung tema “Gigi Kuat, Senyum Sehat, Indonesia Hebat” dengan subtema “Periksa, Tindak Lanjut, Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut.” Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kemenkes, Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia, serta mitra swasta.

Wakil Ketua PB PDGI, Tari Tritarayati, mengatakan BKGN telah menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendekatkan edukasi dan pelayanan kesehatan gigi kepada masyarakat sejak pertama kali dilaksanakan pada 2010.

“Kami ingin memperkuat upaya promotif dan preventif agar kepedulian terhadap kesehatan gigi tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi dilanjutkan dengan perawatan dan kebiasaan menjaga kesehatan gigi,” ujar Tari.

Memasuki penyelenggaraan ke-17, BKGN 2026 diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia sekolah. Kick-off yang digelar di SDN Menteng 01 diisi dengan edukasi kesehatan gigi, pemeriksaan gigi gratis, serta praktik menyikat gigi bersama bagi para siswa.

Tags: Bulan Kesehatan Gigi Nasionalgigi berlubanggigi dan mulutkementerian kesehatankesehatan gigi
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Bakteri Pembawa Gen Resistansi Antimikrob Ditemukan di Ekosistem Pemotongan Hewan, Ini Penjelasannya
  • Seperlima Penyakit Penyebab Disabilitas Disumbang oleh Katarak
  • Bahaya Vape bagi Kesehatan, 35 Negara Melarang
  • Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa
  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.