Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan keberhasilan angkutan Lebaran sangat ditentukan oleh soliditas kerja sama lintas sektor sejak tahap perencanaan hingga pengendalian di lapangan. Kemenhub akan berfokus pada pengaturan operasional transportasi, penyediaan kapasitas sarana prasarana, serta pengawasan keselamatan pada seluruh moda.
Kemenhub dalam lamannya juga meminta kerja sama dari Kepolisian RI perihal pengamanan dan manajemen lalu lintas. Kepolisian berperan dalam pengamanan, pengaturan dan rekayasa lalu lintas, serta penegakan hukum guna menjaga ketertiban dan keselamatan perjalanan masyarakat.
Dudy mengatakan perlu antisipasi kepadatan pada simpul-simpul transportasi yang berpotensi sangat padat. Khususnya pada simpul-simpul transportasi strategis seperti terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan akses jalan utama. “Langkah antisipatif yamg diperlukan di antaranya, dengan manajemen lalu lintas kendaraan masuk dan keluar, serts memastikan kesiapan layanan angkutan umum atau feeder,” kata Dudy.
Dudy menyatakan perihal ini saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang diselenggarakan oleh Kepolisian RI serta dihadiri oleh berbagai instansi kementerian dan lembaga terkait di STIK Lemdiklat Polri, Senin, 2 Maret 2026. Forum ini menjadi sarana koordinasi antar kementerian dan lembaga untuk memastikan seluruh aspek pelayanan, pengawasan, dan pengendalian transportasi selama periode Angkutan Lebaran berada terintegrasi.
“Rapat lintas sektor ini kita laksanakan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kesiapsiagaan bersama menghadapi Angkutan Lebaran yang kompleks dan berisiko tinggi agar dapar berjalan lancar,” ujar Dudy.
Ia menyatakan sinergi antara Kemenhub dan Kepolisian diwujudkan melalui koordinasi pengendalian arus, pengawasan operasional, dan pengamanan di titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan. Kolaborasi ini memastikan kebijakan transportasi berjalan efektif dengan dukungan pengaturan lapangan yang responsif.
Kemenhub juga menerapkan rencana operasi berbasis digital dalam pemantauan Angkutan Lebaran. Pemantauan dilakukan melalui pelaporan simpul dan jaringan transportasi, surveillance pergerakan sarana, live streaming drone, pantauan kecelakaan, layanan pengaduan masyarakat, hingga informasi sebaran fasilitas pendukung secara kolaboratif antar lembaga.
Sistem pemantauan ini diperkuat dengan informasi cuaca dan peringatan dini serta pengawasan melalui ribuan CCTV yang bekerja sama dengan berbagai pihak. Secara total ada 7.159 titik pantauan CCTV, bekerja sama dengan BUMN dan swasta.
“Pemantauan juga meliputi Cuaca dan Peringatan Dini dari BMKG. Digitalisasi ini memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat dan akurat dalam mengendalikan pergerakan transportasi nasional,” tutur Menhub Dudy.
Rapat ini dihadiri Menko PMK Pratikno, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Agus Subiyanto. Datang juga Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Muhammad Syafii, dan Kepala BAPANAS Andi Amran Sulaiman.
Mudik Gratis Kementerian Perhubungan
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyiapkan sebanyak 401 unit bus untuk program mudik gratis angkutan jalan pada Angkutan Lebaran tahun 2026. Adapun dari jumlah bus tersebut memuat kapasitas sebanyak 15.834 penumpang mudik gratis yang terdiri untuk arus mudik dan balik.
“Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta.
Program mudik gratis angkutan jalan tahun ini dibuka ke 34 kota tujuan di 10 provinsi di antaranya Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang dan Tulungagung.
Sementara untuk arus balik diberangkatkan dari 12 kota di 8 provinsi di antaranya Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
“Selain itu, kami juga menyediakan 8 unit truk pengangkutan sepeda motor diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor. Sejumlah truk tersebut mampu menampung 240 unit sepeda motor,” terang Dirjen Aan.
Kota pada arus mudik dan balik yang disertai dengan pengangkutan sepeda motor ialah Solo, Yogyakarta, Wonogiri dan Purwokerto.
Lebih lanjut, ia menjelaskan waktu keberangkatan arus mudik terbagi menjadi tiga hari di lima lokasi yakni di tanggal 16 Maret 2026 dari Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, tanggal 17 Maret 2026 dari Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta. Sedangkan, di tanggal 18 Maret 2026 akan ada pemberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang.
Untuk bus pada arus balik, keberangkatan dilakukan pada tanggal 25 Maret 2026 dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, dan Terminal Tirtonandi Solo.
“Bus arus mudik juga berangkat dari Terminal Giri Adipura Wonogiri, Terminal Kertawangunan Kuningan, Terminal Purboyo Madiun, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Alang-Alang Lebar Palembang, Terminal Anak Air Padang, Terminal Amplas Medan, dan Terminal Batoh Aceh,” ujarnya.
Kemudian, kata dia, untuk penyerahan sepeda motor pada arus mudik dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan dan akan diberangkatkan pada tanggal 16 Maret 2026 malam hari dari lokasi yang sama. Ia juga memastikan bus mudik gratis yang akan diberangkatkan telah melaksanakan inspeksi keselamatan atau rampcheck.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan dan menjamin kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga diharapkan seluruh penumpang dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan nyaman,” katanya mengimbuhkan.
Mudik Gratis Pemerintah DKI Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga kembali membuka program mudik gratis. Melalui mudik gratis Jakarta 2026, Anda bisa mendaftarkan diri, keluarga, dan bahkan turut membawa sepeda motor Anda.
Laman pmerintah DKI Jakarta menyebutkan program ini menyediakan layanan angkutan bus bagi pemudik serta truk pengangkut sepeda motor ke sejumlah kota tujuan. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id mulai 22 Februari 2026.
Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 melayani perjalanan ke 20 kota/ kabupaten di berbagai provinsi, yaitu:
Terminal Tirtonadi, Solo
Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya
Terminal Alang-Alang Lebar, Kota Palembang
Terminal Purboyo, Madiun
Terminal Pilangsari, Sragen
Terminal Cilacap
Terminal Giwangan, Yogyakarta
Terminal Kertawangunan, Kab. Kuningan
Terminal Rajabasa, Kota Bandar Lampung
Terminal Kota Tegal
Terminal Kab. Kebumen
Terminal Kepuhsari, Jombang
Terminal Pekalongan
Terminal Giri Adipura, Wonogiri
Terminal Tamanan, Kediri
Terminal Arjosari, Malang
Terminal Mendolo, Wonosobo
Terminal Bulupitu, Purwokerto
Terminal Mangkang, Kota Semarang
Terminal Purabaya, Kab. Sidoarjo
Selain layanan bus, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan pengangkutan sepeda motor menggunakan truk ke enam kota tujuan, yaitu:
Terminal Mangkang, Kota Semarang
Terminal Kab. Kebumen
Terminal Tirtonadi, Solo
Terminal Giwangan, Yogyakarta
Terminal Giri Adipura, Wonogiri
Terminal Purabaya, Kab. Sidoarjo
Inilah Pengaturan Lalu Lintas Saat Mudik Lebaran 2026
Pemudik diberangkatkan pada 17 Maret 2026 menggunakan bus dari Monumen Nasional (Monas). Sepeda motor akan diberangkatkan lebih awal yaitu 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung Jakarta menggunakan truk menuju kota tujuan. Penyerahan sepeda motor arus mudik paling lambat pada 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.
Pemberangkatan Arus Balik Pemudik
Pemudik diberangkatkan dari 20 terminal/ kota tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang pada 26 Maret 2026. Sepeda motor pemudik akan diangkut kembali menggunakan truk dari 6 terminal kota tujuan menuju Terminal Pulogadung pada 25 Maret 2026.
Calon peserta dimohon memperhatikan jadwal pendaftaran sesuai klaster kota tujuan, serta memastikan data yang diinput sudah benar dan sesuai dokumen resmi. Saat datang untuk verifikasi, calon peserta disarankan untuk menggunakan transportasi umum agar perjalanan lebih nyaman dan aman, serta membantu kelancaran arus lalu lintas di lokasi verifikasi.
Program Mudik Gratis ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung keselamatan perjalanan warga saat mudik Lebaran serta mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalan raya.

Discussion about this post