Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Mengapa Fokus Perempuan pada Semak dan Daerah Gelap saat Jalan Malam

Ketakutan akan kejahatan dapat memengaruhi pandangan dan pengalaman kita terhadap dunia di sekitar kita.

by Admin
Sunday, 22 February 2026
A A
HARI PEREMPUAN SEDUNIA 2023: Perempuan Paling Banyak Jadi Korban Kekerasan Seksual

Ilustrasi perempuan korban kekerasan seksual dalam intimidasi. (Sumber ilustrasi: Canva/2023)

Diskusi di media sosial muncul ketika peraih Ph.D in Medical Sciences, Kobe University, Adam Prabata memposting di platform X perihal hasil penelitian di Amerika Serikat. Judulnya adalah “Citra Peta Panas Berbasis Gender dari Area Berjalan Kaki di Kampus: Refleksi dari Pengalaman Hidup”.

Dokter yang sedang menempuh pendidikan residensi kedokteran di Universitas Indonesia menjelaskan penelitian ini menunjukkan situasi berjalan di malam hari bagi perempuan itu masih dianggap sebagai kondisi yang berbahaya.

BacaJuga

Konflik dan Ketidakstabilan Membuat Kehamilan Lebih Berbahaya

Menjelang Hari Perempuan Internasional: Melawan Penghancuran Tubuh

Menurut dia dalam postingan Jumat, 20 Februari 2026, berdasarkan penelitian itu, saat berjalan di malam hari, pandangan perempuan akan terfokus pada area di luar jalur. Seperti pada semak-semak atau daerah yang gelap. Pada laki-laki, pandangan cenderung lurus pada jalur di depan.

“Perbedaan ini menandakan perempuan waswas terhadap terjadinya kekerasan, termasuk kekerasan seksual, di malam hari. Semoga kita bisa lebih berkontribusi untuk memberikan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan,” kata dia.

Lalu, Adam mengunggah hasil penelitian Robert A. Chaney tahun 2024 lalu. Judulnya “Gender-Based Heat Map Images of Campus Walking Settings: A Reflection of Lived Experience”. Chaney adalah Profesor Madya Kesehatan Masyarakat, Universitas Brigham Young. Ini adalah universitas riset swasta di Provo, Utah, Amerika Serikat.

Penelitian ini menyatakan, ketakutan akan kejahatan dapat memengaruhi pandangan dan pengalaman kita terhadap dunia di sekitar kita. Hal ini dapat menjadi masalah bagi individu yang beraktivitas fisik, termasuk berjalan kaki untuk bepergian.

Penelitian sebelumnya menunjukkan ketakutan sangat terlihat di kalangan perempuan, yang melaporkan ketakutan akan pemerkosaan dan pelecehan seksual oleh laki-laki sebagai kekhawatiran utama. Penelitian ini menyajikan hasil survei lintas sektoral. Peserta diperlihatkan gambar dari kampus perguruan tinggi yang menggambarkan pencahayaan yang berbeda (siang hari, malam hari).

Tingkat jebakannya tinggi dan rendah. Yaitu, dapat dengan mudah melarikan diri jika diperlukan, dengan jebakan tinggi yang sulit dan jebakan rendah yang mudah. “Kami menggunakan alat peta panas Qualtrics, memilih fitur yang paling menonjol bagi mereka,” kata Chaney dalam penelitian itu.

Studi itu menunjukkan perbedaan sudut pandang dalam penilaian ruang berjalan kaki antara perempuan dan laki-laki. Secara keseluruhan, perempuan lebih sering berfokus pada area di luar jalur daripada laki-laki.

Ini mungkin mencerminkan pengalaman luas mereka dengan rasa takut akan kejahatan sehingga menyoroti rasa takut yang lebih besar terhadap kejahatan. Khususnya, kata penelitian itu, kejahatan kekerasan pribadi atau seksual yang diakibatkan oleh penguntitan, pengintaian, atau berkeliaran di area yang kurang penerangan.

Terlepas dari upaya untuk memperbaiki lingkungan, seperti penerangan, temuan ini mewakili masalah yang lebih sistematis, yang berdampak pada area lain dalam kehidupan perempuan. Hasil yang disajikan di sini dapat menjadi pembuka percakapan yang bermanfaat untuk mengenali pengalaman hidup yang berbeda dan untuk mulai merebut kembali ruang sehari-hari untuk mobilitas bebas.

Dari penelitian ini, melihat keselamatan berjalan kaki melalui lensa pengalaman hidup dapat produktif dalam hal membangun kepercayaan komunitas secara holistik. “Selain itu, ada tanggung jawab bersama untuk diri kita dan orang lain dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan holistik para komuter pejalan kaki,” kata dia.

Respons laki-laki dan perempuan menunjukkan mereka melihat hal yang berbeda meskipun diperlihatkan gambar yang sama. Hal ini terbukti dari perbedaan berbasis gender yang mencolok dalam melihat gambar hotspot dan didukung oleh analisis statistik.

Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya bahwa laki-laki dan perempuan mengalami lingkungan binaan mereka secara berbeda. Sebagian besar, responden laki-laki cenderung mengidentifikasi jalan setapak dan jalur pejalan kaki. Sedangkan responden perempuan lebih cenderung menunjukkan area di luar jalan setapak, seperti semak-semak atau area gelap.

“Hal ini terutama berlaku pada malam hari dan di area dengan tingkat jebakan yang tinggi,” kata Chaney dalam penelitian itu.

Ia menyatakan, hal ini menunjukkan bahwa karena lingkungan dipersepsikan dan dialami secara berbeda oleh perempuan dan laki-laki, keputusan dalam membangun lingkungan kampus harus mempertimbangkan beragam pengalaman, persepsi, dan keselamatan keduanya.

Temuan ini dapat bermanfaat untuk melihat keamanan kampus, khususnya berjalan kaki, secara lebih holistik. Banyak kampus menggunakan aplikasi keamanan panggilan darurat. Pejalan kaki dapat menekan tombol untuk keadaan darurat.

“Pendekatan reaktif ini mengabaikan pengalaman hidup dan dampak jangka panjang dari rasa takut bagi seorang perempuan yang berjalan pulang, yang berbeda dari pengalaman pria,” kata Chaney.

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=ZF-vfVos47A
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.