Depresi dan Cemas Ternyata Berdampak pada Usus

Ada beberapa kemungkinan yang tercetus terkait depresi dan gangguan kecemasan. Misalnya, ada asumsi bahwa masalah ini berkaitan dengan”jiwa dan pikiran” individu yang bersangkutan. Sebagian juga menganggap masalah ini berkaitan dengan gila atau tidak waras. Lalu harus ditangani psikiater atau psikolog, diterapi dengan konsultasi atau minum obat-obatan seumur hidup. Faktanya tidaklah begitu. Nyatanya, gangguan depresi dan kecemasan mempengaruhi dan saling berhubungan erat dengan usus atau pencernaan, dan otak atau disebut Gut – Brain Axis. MENGENALI DEPRESI DAN KECEMASAN Menurut dr. Aime Nugroho, Sp.KJ. dalam webinar “Gangguan Depresi dan Kecemasan, Apa saja yang Kamu Tahu?”, Minggu (20/3/2022) lalu oleh Laboratorium Klinik Prodia, ketika seseorang mengalami perubahan perilaku, pikiran, atau perasaan, kondisi itu perlu diwaspadai adanya masalah gangguan kejiwaan. Lebih lanjut, dr. Aime menyebut gangguan jiwa pun beragam. Pertama, gangguan yang bersifat psikotik. “Pada jenis ini seseorang akan mengalami gangguan menilai realita atau tidak sesuai realita. Misalnya, dia mendengar suara-suara, padahal kenyataannya tidak ada,” terang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini. Skizofrenia dan skizoafektif merupakan dua contoh gangguan jiwa psikotik ini. Kedua… Baca selengkapnya
AdminKesehatan

