• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Komitmen FKG UI Membangun Kesehatan Gigi Masyarakat: Senyum Hari Ini, Sehat Sampai Nanti

Puncak kegiatan akan berlangsung pada 1 Agustus 2026 melalui pelayanan kesehatan gigi bagi masyarakat Nagari Alahan Panjang.

by Ignatius Dwiana
Rabu, 29 Juli 2026
A A

Kesehatan gigi dan mulut sering kali dianggap sebagai persoalan sederhana. Padahal dampaknya sangat besar terhadap kualitas hidup. Mulai dari kemampuan makan, berbicara, hingga kepercayaan diri. Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk menjaganya masih menjadi tantangan.

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan sebanyak 48,2 persen masyarakat di Provinsi Sumatera Barat mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa upaya promotif, preventif, dan kuratif perlu berjalan beriringan agar masyarakat tidak hanya memperoleh pengobatan tetapi juga memiliki pemahaman untuk menjaga kesehatan gigi sejak dini.

BacaJuga

Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global

Koalisi Masyarakat Sipil Buka Posko Penjaringan Calon Penggugat Komdigi atas Dugaan Pembatasan Konten Digital

Departemen Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) berangkat dari semangat tersebut menghadirkan program pengabdian masyarakat bertajuk “Bakti Sosial 2026: Senyum Hari Ini, Sehat Sampai Nanti”. Program ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan yang berkelanjutan. Demikian rilis yang diterima Pro Health.

Poster Bakti Sosial 2026 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI)

Bakti sosial yang dilaksanakan di Puskesmas Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan gigi. Tetapi membangun fondasi perubahan perilaku masyarakat. 

Tim dokter gigi umum dan dokter gigi spesialis memberikan berbagai layanan, mulai dari skrining kesehatan gigi dan mulut, penambalan gigi menggunakan semen ionomer kaca maupun resin komposit sesuai indikasi, hingga perawatan saluran akar dan restorasi estetik pada gigi depan.

Namun pelayanan kesehatan hanyalah satu bagian dari tujuan besar program ini. Sedangkan keberlanjutan hanya dapat tercapai melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Karena itu sebelum pelaksanaan bakti sosial berjalan diadakan rangkaian kegiatan. Diawali dengan training of trainer (ToT) bagi kader Posyandu Nagari Alahan Panjang dari April hingga Juni 2026 secara daring. Para kader mendapatkan pembekalan mengenai komunikasi kesehatan, edukasi kebersihan gigi dan mulut, serta kemampuan mendeteksi dini gigi berlubang. Dengan bekal tersebut, kader diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat terus menyebarkan pengetahuan kepada masyarakat setelah program selesai.

Komitmen terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan juga diwujudkan melalui seminar dan pelatihan keterampilan klinis bagi tenaga kesehatan. Materi mengenai perawatan saluran akar serta restorasi estetik diberikan sebagai bagian dari transfer ilmu pengetahuan sekaligus upaya meningkatkan kompetensi dokter gigi di daerah.

Departemen Konservasi Gigi FKG UI ketika melangsungkan Bakti Sosial 2025. (Sumber: FKG UI)

Puncak kegiatan akan berlangsung pada 1 Agustus 2026 melalui pelayanan kesehatan gigi bagi masyarakat Nagari Alahan Panjang dengan tema “Senyum Sehat dari Rantau untuk Ranah Minang: Bebas Gigi Berlubang untuk Seluruh Usia”. Tim dokter gigi umum dan dokter gigi spesialis dari Departemen Konservasi Gigi FKG UI akan memberikan layanan berupa skrining kesehatan gigi dan mulut, penambalan semen ionomer kaca, penambalan resin komposit sesuai indikasi, hingga perawatan saluran akar dan penambalan estetik pada gigi anterior.

Sebanyak 150 masyarakat ditargetkan memperoleh pelayanan kesehatan serta 100 warga akan menerima bantuan paket sembako dan multivitamin sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat secara menyeluruh. 

Diharapkan masyarakat lewat kegiatan bakti sosial ini tidak saja memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan gigi yang berkualitas tetapi memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kualitas hidup. Edukasi yang diberikan kepada masyarakat dan kader kesehatan diharapkan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan setelah kegiatan selesai.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Padang, serta berbagai mitra yang berkolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini disponsori Damessa Family Dental Care, Dentsply Sirona Indonesia, Audy Dental Clinic, Walubi, Iluni FKG UI, dan juga beberapa dental supplier dan klinik lainnya. Sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, pemerintah daerah, dan mitra menjadi bagian penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan literasi kesehatan gigi masyarakat.

Departemen Konservasi Gigi FKG UI ketika melangsungkan Bakti Sosial 2025. (Sumber: FKG UI)

Departemen Konservasi Gigi FKG UI melalui program ”Senyum Hari Ini, Sehat Sampai Nanti” berharap kegiatan ini menjadi awal terbentuknya budaya menjaga kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan di tengah masyarakat melalui sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat.

Lembaga ini berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Solok dan Provinsi Sumatera Barat. Sebab senyum yang sehat bukan hanya tentang gigi yang kuat tetapi juga tentang kualitas hidup yang lebih baik bagi setiap individu dan setiap generasi. 

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa
  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.