• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Memperkuat Dukungan Pemberian ASI dan Sistem Kesehatan untuk Awal Kehidupan Sehat Anak

Pernyataan bersama Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell dan Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus di Pekan Menyusui Sedunia.

by Sunu Dyantoro
Senin, 3 Agustus 2026
A A
Benarkah Susu Formula Berpotensi Menyebabkan Kanker pada Anak?

Ilustrasi ibu menyusui bayinya (Shutterstock)

Terlalu banyak ibu dan keluarga di seluruh dunia masih kekurangan akses terhadap layanan dan intervensi yang memungkinkan dan mendukung pemberian ASI.

Namun, menyusui adalah salah satu cara paling sederhana dan paling ampuh untuk melindungi kesehatan anak. Menyusui memberikan nutrisi penting bagi bayi dan anak kecil, meningkatkan kekebalan tubuh, membantu melindungi dari penyakit serius, dan mendukung perkembangan kognitif.

BacaJuga

Pemerintah Janji Percepat Pemerataan Dokter Spesialis

Pemerintahan Klaim Peningkatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Tuberkulosis

Bagi para ibu, menyusui juga membawa manfaat kesehatan yang penting, membantu mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti kanker payudara dan ovarium, serta diabetes tipe 2.

Yang menggembirakan, angka pemberian ASI di seluruh dunia meningkat. Pemberian ASI eksklusif dalam enam bulan pertama meningkat dari sekitar 37 persen pada tahun 2012 menjadi lebih dari 47 persen saat ini. Dalam lima tahun terakhir, prevalensi pemberian ASI hingga usia dua tahun meningkat dari 38 persen menjadi 50 persen.

Kemajuan ini menunjukkan investasi berkelanjutan dalam kebijakan dan program untuk ibu dan keluarga membuahkan hasil. Namun, kemajuan masih belum merata, dengan banyak negara tertinggal dari target global.
Cakupan layanan yang mendukung pemberian ASI masih rendah, kebijakan diterapkan secara tidak konsisten, dan kualitas layanan seringkali tidak memadai, terutama di lingkungan berpenghasilan rendah, rentan, dan situasi kemanusiaan.

Buktinya jelas. Intervensi yang hemat biaya meliputi dukungan menyusui yang terampil dalam sistem kesehatan, konseling berbasis komunitas, kebijakan perlindungan ibu hamil, dan perlindungan dari pemasaran susu formula komersial yang eksploitatif.

Keuntungannya sangat signifikan. Meningkatkan praktik menyusui dapat mencegah hampir 400.000 kematian anak dan sekitar 140.000 kematian ibu setiap tahunnya.

Setiap US$ 1 yang diinvestasikan dalam promosi menyusui menghasilkan perkiraan keuntungan ekonomi sebesar US$ 59 melalui biaya perawatan kesehatan yang lebih rendah, peningkatan perkembangan kognitif, pencapaian pendidikan yang lebih tinggi, dan peningkatan pendapatan seumur hidup.

Terlalu banyak ibu dan keluarga di seluruh dunia masih kekurangan akses terhadap layanan dan intervensi yang memungkinkan dan mendukung pemberian ASI.

Namun, menyusui adalah salah satu cara paling sederhana dan paling ampuh untuk melindungi kesehatan anak. Menyusui memberikan nutrisi penting bagi bayi dan anak kecil, meningkatkan kekebalan tubuh, membantu melindungi dari penyakit serius, dan mendukung perkembangan kognitif.

Bagi para ibu, menyusui juga membawa manfaat kesehatan yang penting, membantu mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti kanker payudara dan ovarium, serta diabetes tipe 2.

Yang menggembirakan, angka pemberian ASI di seluruh dunia meningkat. Pemberian ASI eksklusif dalam enam bulan pertama meningkat dari sekitar 37 persen pada tahun 2012 menjadi lebih dari 47 persen saat ini. Dalam lima tahun terakhir, prevalensi pemberian ASI hingga usia dua tahun meningkat dari 38 persen menjadi 50 persen.

Pada Pekan Menyusui Sedunia ini, dengan tema “Menyusui untuk Awal Kehidupan yang Berkelanjutan: Perkuat Apa yang Berhasil,” UNICEF dan WHO menyerukan kepada negara-negara untuk:

-Memperkuat sistem kesehatan untuk menyediakan dukungan pemberian ASI berkualitas bagi ibu dan bayi baru lahir;
-Memperluas konseling berbasis komunitas dan program pendampingan sebaya;
-Menerapkan dan menegakkan sepenuhnya Kode Pemasaran Internasional untuk Pengganti ASI;
-Berinvestasi dalam cuti hamil berbayar dan kebijakan tempat kerja yang mendukung.
-Mengintegrasikan intervensi pemberian ASI ke dalam layanan kesehatan antenatal, perinatal, dan postnatal; dan
-Mempertahankan dukungan pemberian ASI dalam konteks kemanusiaan dan kondisi yang rentan.

Menyusui sangat penting. Dengan berinvestasi pada solusi yang terbukti efektif, kita dapat memberikan setiap anak awal kehidupan terbaik dan memastikan setiap ibu mendapatkan perawatan dan layanan yang dibutuhkannya.

Tags: Air Susu IbumenyusuiUNICEFWHO
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa
  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.