• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Kurang Tidur Berisiko Hambat Tinggi Badan Anak

Hormon pertumbuhan diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak dan mencapai puncaknya saat fase deep slow-wave sleep (SWS), yaitu bagian dari fase tidur non-rapid eye movement (NREM).

by Admin
Rabu, 12 Agustus 2026
A A
Plan Indonesia Ingatkan Kasus Kekerasan pada Anak Perempuan Kian Kompleks

Kebiasaan tidur terlalu malam atau bergadang ternyata dapat memengaruhi pertumbuhan tinggi badan anak. Hal ini dikonfirmasi dosen IPB University dari Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz), Ditia Gilang Shah Putra Rahim.

“Benar. Kebiasaan tidur terlalu malam dapat memengaruhi tinggi badan anak. Anak yang kurang tidur berisiko memiliki tinggi badan yang lebih pendek. Hal ini berhubungan dengan produksi hormon pertumbuhan yang paling banyak keluar selama anak tidur,” ujarnya.

BacaJuga

Pemerintah Janji Percepat Pemerataan Dokter Spesialis

Pemerintahan Klaim Peningkatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Tuberkulosis

Ia mengatakan, hormon pertumbuhan diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak dan mencapai puncaknya saat fase deep slow-wave sleep (SWS), yaitu bagian dari fase tidur non-rapid eye movement (NREM). Pada fase ini, hormon pertumbuan dilepaskan ke aliran darah menuju kejaringan yang berperan memperbaiki jarinhan, membangun otot dan memperkuat tulang.

Menurut Gilang, masa pubertas memang menjadi periode terjadinya lonjakan pertumbuhan tinggi badan akibat peningkatan hormon seks dan hormon pertumbuhan. Namun, pertumbuhan optimal sebenarnya harus dipersiapkan sejak sebelum pubertas melalui pola hidup sehat.

Selain tidur yang cukup, ia menekankan pentingnya asupan gizi seimbang. Gilang meluruskan anggapan bahwa minum susu saja sudah cukup untuk membuat anak bertambah tinggi.

“Jadi konsumsi susu saja tidak cukup. Harus ada kombinasi dari variasi zat gizi makro dan mikro yang seimbang,” katanya.

Ia menjelaskan, anak memerlukan karbohidrat kompleks, protein hewani, lemak, vitamin D, vitamin K, kalsium, zink, magnesium, dan fosfor untuk mendukung pertumbuhan tulang secara optimal. Adapun suplemen hanya berfungsi sebagai penunjang dan diberikan sesuai kebutuhan, misalnya pada anak yang mengalami kekurangan vitamin atau gangguan penyerapan nutrisi.

Gilang menyarankan orang tua membangun kebiasaan hidup sehat dengan menjaga pola makan bergizi seimbang, menerapkan jadwal tidur yang konsisten, serta mendorong anak rutin beraktivitas fisik. Ia juga mengingatkan agar penggunaan gawai dihentikan setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.

“Durasi tidur yang dianjurkan bervariasi sesuai usia, mulai dari 9–12 jam untuk anak usia sekolah hingga 8–10 jam untuk remaja,” tuturnya.

Tags: begadanggizi seimbanghormon pertumbuhanipb universitykesehatan anaktidur anaktinggi badan anak
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Bahaya Vape bagi Kesehatan, 35 Negara Melarang
  • Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa
  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.