• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Membina Atlet Tanpa Mengeksploitasi Anak

by Prohealth
Jumat, 30 April 2021
A A
Membina Atlet Tanpa Mengeksploitasi Anak

Sejumlah anak mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 PB Djarum di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu 8 September 2019. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

TEMPO.CO, Jakarta – Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019, yang sempat memicu kontroversi dan memunculkan tudingan eksploitasi anak, telah memasuki tahap akhir. Setelah digelar di Bandung, Purwokerto, Surabaya, dan Solo, seleksi untuk atlet muda itu bakal berlangsung di Kudus pada 17-19 November 2019.

Manajer Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan, menargetkan 1.000 peserta berpartisipasi dalam audisi di Kota Kretek ini. “Per kemarin sore, jam 16.00, yang daftar sudah mencapai 671 atlet, dan hingga Jumat nanti masih akan bertambah lagi,” kata Budi saat dihubungi Tempo, Selasa, 12 November 2019.

BacaJuga

Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global

Koalisi Masyarakat Sipil Buka Posko Penjaringan Calon Penggugat Komdigi atas Dugaan Pembatasan Konten Digital

Ajang pencarian atlet yang awalnya bernama Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Djarum 2019 ini menyasar peserta dari seluruh Indonesia. Meski peserta paling banyak berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, ada pula peserta dari Papua. “Para atlet muda ini, dengan dukungan orang tua, ingin menjadi anggota klub,” kata Budi.

Selengkapnya, baca: Membina Atlet Tanpa Mengeksploitasi Anak

Sumber: Tempo
Penulis: Irsyan Hasyim

Tags: AnakAtletMembinaMembina AtletMengeksploitasi AnakOlah Raga
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Bahaya Vape bagi Kesehatan, 35 Negara Melarang
  • Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa
  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.