Langsung ke konten
Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Topik

Giant Sea Wall

BRIN Dorong Kolaborasi Riset dan Pengembangan Giant Sea Wall Pantura Jawa Tengah

BRIN Dorong Kolaborasi Riset dan Pengembangan Giant Sea Wall Pantura Jawa Tengah

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan material beton berbasis abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash), yang dikenal sebagai FABA, untuk mendukung pembangunan infrastruktur pesisir tahan korosi. Pengembangan material ini menjadi bagian dari upaya riset untuk menghadapi abrasi, penurunan muka tanah, dan banjir rob di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Pengembangan teknologi perlindungan pesisir tersebut dibahas dalam Webinar Nasional bertema Orkestrasi Kolaborasi Pengembangan Pantura Jawa Tengah: Satu Pantura, Banyak Karakter, Beragam Solusi, Satu Orkestrasi Kolaborasi pada Jumat (30/10). Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) BRIN, Teguh Muttaqie, menjelaskan bahwa setiap wilayah Pantura memiliki karakteristik dan permasalahan pesisir yang berbeda. Karena itu, penanganannya memerlukan pendekatan terintegrasi dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan. “Tema ini mengandung arti satu Pantura dengan karakter dan permasalahan pesisir masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan solusi dari setiap permasalahan, baik dari segi tekno-ekonomi hingga dampak terhadap lingkungan hidup di sekitar Pantura,” ujar Teguh. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga riset, industri, dan pemerintah daerah diperlukan untuk menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan… Baca selengkapnya

Tim ProhealthLingkungan