• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Lima Kali Tiga Hari Tuberkulosis Sedunia

TB menular langsung dari pasien ke orang di sekitarnya melalui udara.

by Admin
Kamis, 16 April 2026
A A
 Langkah Pemerintah Indonesia Eliminasi Tuberkulosis

Mengecek kondisi kesehatan paru. (Sumber foto: Canva/2023)

Tjandra Yoga Aditama menjadi pembicara dalam pencanangan Desa Siaga TB atau Tuberkulosis oleh Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Kamis, 16 April 2026. Motornya Puskesmas Ciracas. Ia menyampaikan masing-masing 3 hal untuk 5 aspek tuberkulosis. “Jadi semacam lima kali tiga,” kata dia.

Aspek pertama, kata dia, diagnosis TB dilakukan melalui 3 hal. Pertama anamnesis dan pemeriksaan fisik oleh petugas kesehatan.

BacaJuga

Kemenkes dan IDI Perkuat Wujudkan Reformasi Pembiayaan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Medis

Menginspirasi Para Pendonor Darah Muda di Seluruh Dunia

Kedua pemeriksaan bakteri TB dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan atau mikroskop. Ketiga pemeriksaan Radiologi atau ronsen. Tentu ada juga cara lain seperti tes Mantoux, pemeriksaan IGRA dan lainnya.

Aspek kedua, lanjut Tjandra, adalah 3 hal tentang penularan. Pertama, TB menular langsung dari pasien ke orang di sekitarnya melalui udara. Kedua pada orang yang tertular, kuman TB akan masuk ke paru. Ketiga, dari paru kuman TB dapat menyebar ke alat tubuh lain, seperti otak, tulang, payudara, dan lainnya.

Dokter spesialis paru sejak 1988 ini meneruskan, aspek ketiga adalah 3 hal tentang pengobatan TB. Pertama, TB diobati selama 6 bulan, walau ada juga kemajuan pengobatan yang selama 4 bulan. Kedua, kata dia, pengobatan dibagi dua tahap.

Tahap awal selama 2 bulan dengan 4 obat dan lanjutan selama 4 bulan dengan 2 obat. “Ketiga, TB akan sembuh bila obat dimakan dengan teratur sesuai jadual yang sudah ditetapkan,” kata dia.

Aspek keempat yang Tjandra sampaikan adalah 3 hal tentang pencegahan TB. Pertama adalah segera mengobati pasien TB sehingga tidak menular ke orang lain. Hal kedua adalah vaksinasi BCG. Hal ketiga adalah Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Sesuatu yang amat penting untuk ditingkatkan pelaksanaannya di Indonesia dan Jakarta.

Aspek kelima, ucap Tjandra, tiga hal penting lainnya. Pertama tentang TB Resisten Obat. Kedua tentang peran penting Pengawas Menelan Obat (PMO).

“Ketiga seruan agar mereka dengan keluhan yang mungkin mengarah ke TB untuk memeriksakan diri di Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat,” kata Tjandra.

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Kemenkes dan IDI Perkuat Wujudkan Reformasi Pembiayaan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Medis
  • Menginspirasi Para Pendonor Darah Muda di Seluruh Dunia
  • BNN: 98 Persen Vape Mengandung Narkotika, Psikotropika, atau NPS
  • Tindakan Bersama Menekan Risiko Penyakit Zoonosis di Indonesia
  • Bakteri Pembawa Gen Resistansi Antimikrob Ditemukan di Ekosistem Pemotongan Hewan, Ini Penjelasannya
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.