• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Lompatan Besar Aturan Larangan Rokok & Vape di Inggris Raya

Pemerintah menyatakan mulai 1 Juni tahun lalu, produk vape sekali pakai dilarang dijual di semua toko di Inggris.

by Sunu Dyantoro
Sabtu, 25 April 2026
A A
Kisah Sukses Inggris yang Segera Sahkan Undang-Undang Larangan Merokok Antargenerasi

Keberhasilan parlemen Inggris menyetujui amandemen terakhir Rancangan Undang-Undang (RUU) Tembakau dan Rokok Elektrik,  Senin lalu, tak lepas dari perjuangan panjang proses legislasinya. Pengesahan parlemen ini tinggal menunggu legalitas formal Raja Charles III, yang pasti menyetujuinya.

Regulasi pelarangan rokok dan vape untuk anak muda di negeri Britania Raya ini sukses berkat upaya keras parlemen dan pemerintah. Pada 31 Mei 2025 lalu, pemerintah United Kingdom menerbitkan pengumuman krusial berkaitan denga vape.

BacaJuga

Mengapa Indonesia Menolak Pernyataan Resmi Pengendalian Tembakau dan Hipertensi di RC77

KTT Hukum Rakyat 2026, Dorong Pengakuan Hukum Adat dan Keadilan bagi Masyarakat

Pemerintah menyatakan mulai 1 Juni tahun lalu, produk vape sekali pakai dilarang dijual di semua toko di Inggris. Ini adalah tindakan keras pemerintah terhadap penjualan dan pasokan vape.

Kebijakan ini menjadikan penjualan vape sekali pakai di toko-toko dan supermarket sebagai tindakan ilegal. Kebijakan ini mengakhiri peningkatan penggunaan vape yang mengkhawatirkan di taman bermain sekolah. Sekaligus, ini menghilangkan tumpukan sampah vapes yang membanjiri jalanan di seluruh negeri.

Data badan amal Action on Smoking and Health menunjukkan jumlah pengguna rokok elektrik di Inggris Raya yang sebagian besar menggunakan perangkat sekali pakai turun. Besaran anjloknya dari 30% pada tahun 2024 menjadi 24% pada tahun 2025.

Sementara penggunaan perangkat vape sekali pakai oleh pengguna rokok elektrik berusia 18-24 tahun turun dari 52% pada tahun 2024 menjadi 40% pada tahun 2025. Namun, penggunaan di kalangan pengguna rokok elektrik muda masih terlalu tinggi.

Sebagai bagian dari tindakan penegakan hukum yang ketat atas kebijakan keren Inggris itu, setiap pedagang nakal yang melanggar aturan dikenakan denda sebesar £200 atau sekitar Rp4,6 juta pada pelanggaran pertama, dan semua produk akan disita.

Mereka yang melanggar terang-terangan aturan itu, dan mengulangi pelanggarannya, mendapat denda tanpa batas atau hukuman penjara.

Menteri Ekonomi Sirkular Mary Creagh berkata sudah terlalu lama, rokok elektrik sekali pakai mencemari jalanan sebagai sampah dan membuat anak-anak kita kecanduan nikotin. “Itu berakhir hari ini. Pemerintah menghentikan penggunaan perangkat-perangkat jahat ini,” katanya saat itu.

Rancangan undang-undang yang melarang siapa pun yang lahir setelah tahun 2008 untuk membeli tembakau di Inggris telah selesai prosesnya di parlemen. Suatu langkah yang akan menciptakan generasi bebas asap rokok.

Berdasarkan rancangan undang-undang tembakau dan vape, siapa pun yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2009 tidak akan pernah dapat membeli tembakau secara legal di seluruh Inggris. Tujuan regulasi ini adalah untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi beban pada NHS (National Health Service).

Rancangan undang-undang ini akan menjadi undang-undang setelah mendapat persetujuan kerajaan pada pekan depan. Perjalanan panjangnya melalui kedua majelis parlemen, dimulai ketika diperkenalkan pada 5 November 2024, dan berakhir pada hari Selasa lalu. House of Lords menyetujui amandemen yang dibuat oleh anggota parlemen di House of Commons.

Banyak yang percaya undang-undang ini akan mengakhiri penjualan produk tembakau sepenuhnya. Seiring dengan itu, lahirnya undang-undang ini akan memutus siklus kecanduan dan kerugian kesehatan akibat tembakau.

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Koalisi Masyarakat Sipil Batam: Hentikan Represi dan Kriminalisasi Terhadap Pers dan Warga Sipil
  • Kemenkes dan IDI Perkuat Wujudkan Reformasi Pembiayaan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Medis
  • Menginspirasi Para Pendonor Darah Muda di Seluruh Dunia
  • BNN: 98 Persen Vape Mengandung Narkotika, Psikotropika, atau NPS
  • Tindakan Bersama Menekan Risiko Penyakit Zoonosis di Indonesia
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.