• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

JPPI Desak Evaluasi Total Desain Program MBG

Pencopotan Dadan Hindayana beserta jajarannya pasca-penggeledahan hanya menjawab persoalan integritas personal.

by Admin
Rabu, 3 Juni 2026
A A
Potret Makan Bergizi ‘Tragis’

Pekerja menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Dapur Sehat Anak Bangsa di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Senin (6/1/2025). Sedikitnya 3500 paket makanan bergizi gratis diproses di dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi tersebut untuk didistribusikan ke murid penerima manfaat di tujuh sekolah mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Kota Bandung. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

Langkah Presiden Prabowo Subianto mencopot tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai bukan solusi konkret untuk menyelesaikan sengkarut tata kelola lembaga tersebut. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyatakan perombakan ini tak lebih dari sekadar upaya pengendalian dampak (damage control) demi menyelamatkan citra program.

Koordinator JPPI, Ubaid Matraji, menyatakan pencopotan Dadan Hindayana beserta jajarannya pasca-penggeledahan oleh penegak hukum hanya menjawab persoalan integritas personal. Namun, kata dia, langkah itu gagal total menyentuh akar masalah sistemik.

BacaJuga

Koalisi Masyarakat Sipil Batam: Hentikan Represi dan Kriminalisasi Terhadap Pers dan Warga Sipil

Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa

Ia mengatakan langkah Presiden Prabowo mencopot ketiganya adalah upaya damage control agar episentrum pusaran kasus korupsi ini tidak langsung mengarah dan mengotori citra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal, program ini legacy utama sang presiden.

“Namun, pergantian pimpinan tidak akan menyelesaikan masalah, justru berpotensi membuat program MBG ini makin karam sebelum berlayar penuh,” ujar Ubaid dalam keterangan, Rabu, 3 Juni 2026.

JPPI menyoroti tiga poin krusial perihal krisis yang terjadi di tubuh BGN. Pertama, desain program cacat sejak awal. Menurut dia, publik sejak awal mengkritik program MBG bukan sekadar karena faktor figur pimpinannya, melainkan karena desain programnya yang cacat sejak dalam kandungan.

BGN, kata dia, mengelola anggaran yang luar biasa besar. Ketika pucuk pimpinannya digoyang isu korupsi, hal ini membuktikan kekhawatiran publik dana raksasa ini sangat rawan menjadi bancakan baru akibat pengawasan yang lemah dan dipaksakan berjalan cepat tanpa fondasi sistem yang kokoh.

Kedua, ucap dia, krisis legitimasi di tingkat akar rumput. Kasus hukum yang menimpa pimpinan BGN berdampak langsung pada tingkat kepercayaan masyarakat dan mitra di lapangan.

“Bagaimana publik, sekolah, dan mitra lokal bisa percaya pada program pemberian makanan anak sekolah jika lembaga yang mengaturnya saja sudah digeledah penegak hukum karena dugaan rasuah? Krisis legitimasi ini akan membuat implementasi di lapangan makin penuh kecurigaan,” kata Ubaid.

Ketiga, anggaran MBG menggerus hak dasar publik atau distorsi dana pendidikan. JPPI mengkritik keras prioritas anggaran pemerintah yang dinilai jungkir balik.

Menurut Ubaid, anggaran MBG yang dipaksakan ini terus menggerus urgensi anggaran publik lainnya, terutama pemenuhan hak-hak dasar. Hal ini terlihat dari anggaran fungsi pendidikan 20% yang kian terdistorsi, mengorbankan jaminan kesejahteraan guru, serta pembenahan fasilitas sekolah yang rusak.

“Pergantian pimpinan sama sekali tidak mengubah kebijakan anggaran yang bias itu,” kata dia.

Bagi JPPI, pencopotan dan penggeledahan ini adalah tamparan keras bagi ambisi besar pemerintah. Langkah memecat pejabat lama tidak serta merta menyelesaikan masalah tata kelola yang mendasar.

JPPI mendesak pemerintah untuk tidak hanya fokus pada pergantian wajah di jajaran komando BGN, melainkan juga melakukan langkah radikal. Pertama, mengevaluasi total desain program. Yakni, menghentikan pemaksaan program untuk semua kalangan dengan target yang salah. Sebaiknya jangan untuk semua, tapi targeted bagi mereka yang punya masalah gizi dan terkendala akses pangan.

Kedua, kata dia, mengaudit transparansi institusi. Ini Membuka seluruh tata kelola pengadaan dan distribusi anggaran BGN kepada publik. Serta harus fondasi sistem pencegahan korupsi yang kokoh.

Ketiga, mengoreksi kebijakan anggaran. JPPI mendesak mengembalikan marwah anggaran fungsi pendidikan 20% dan anggaran kesehatan agar tidak tergerus oleh program MBG.

“Selama pemerintah hanya fokus mengganti orang tanpa berani mengevaluasi ulang desain anggaran, transparansi institusi, dan dampak penggusuran anggaran sektor publik lain, maka BGN hanya akan menjadi pelataran baru bagi skandal-skandal berikutnya,” kata Ubaid.

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Koalisi Masyarakat Sipil Batam: Hentikan Represi dan Kriminalisasi Terhadap Pers dan Warga Sipil
  • Kemenkes dan IDI Perkuat Wujudkan Reformasi Pembiayaan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Medis
  • Menginspirasi Para Pendonor Darah Muda di Seluruh Dunia
  • BNN: 98 Persen Vape Mengandung Narkotika, Psikotropika, atau NPS
  • Tindakan Bersama Menekan Risiko Penyakit Zoonosis di Indonesia
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.