• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Dari Regenerasi Tulang hingga Penyerap Logam Berat, Ini Potensi Besar Senyawa Apatit

Dalam bidang kesehatan, apatit merupakan komponen utama penyusun jaringan keras manusia.

by Admin
Senin, 27 Juli 2026
A A
Dari Regenerasi Tulang hingga Penyerap Logam Berat, Ini Potensi Besar Senyawa Apatit

Senyawa apatit dinilai berpotensi besar sebagai material strategis yang mampu menjawab tantangan kesehatan dan lingkungan global abad ke-21.

Selain telah banyak dimanfaatkan dalam bidang biomedis untuk mendukung regenerasi jaringan keras, material ini juga menunjukkan kemampuan tinggi dalam mengatasi pencemaran logam berat di lingkungan.

BacaJuga

Koalisi Masyarakat Sipil Batam: Hentikan Represi dan Kriminalisasi Terhadap Pers dan Warga Sipil

Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa

Hal tersebut disampaikan Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, Charlena dalam Konferensi Pers Pra Orasi Ilmiah Guru Besar, 23 Juli 2026 secara daring.

Menurut Charlena, apatit, khususnya hidroksiapatit (HAp) dan fluorapatit (FAp), memiliki struktur kristal yang stabil dan fleksibel sehingga dapat dimodifikasi melalui substitusi ionik. Karakteristik tersebut menjadikannya material multifungsi yang dapat diaplikasikan pada berbagai bidang.

“Dalam bidang kesehatan, apatit merupakan komponen utama penyusun jaringan keras manusia. Material ini memiliki sifat biokompatibel, bioaktif, dan osteokonduktif sehingga sangat potensial digunakan sebagai material implan, scaffold regenerasi tulang, maupun pelapis implan logam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai penelitian menunjukkan pengembangan material komposit berbasis apatit yang dikombinasikan dengan logam oksida maupun polimer biodegradable mampu meningkatkan sifat mekanik, bioaktivitas, sekaligus aktivitas antibakteri. Dengan demikian, material ini berpotensi mendukung pengembangan teknologi medis yang lebih aman dan efektif.

Tidak hanya di bidang kesehatan, Charlena menerangkan bahwa apatit juga memiliki peran penting dalam sektor lingkungan. Struktur kristalnya yang kaya gugus fosfat dan hidroksil memungkinkan material ini bekerja sebagai adsorben dan stabilisator untuk mengikat berbagai kontaminan berbahaya, terutama logam berat seperti timbal (Pb²⁺) dan kromium heksavalen (Cr⁶⁺).

“Pengembangan komposit hidroksiapatit dengan Fe₃O₄ telah menunjukkan efisiensi tinggi dalam menyerap logam berat sekaligus memberikan sifat magnetik yang mempermudah proses pemisahan material setelah digunakan,” ujarnya.

Menurutnya, inovasi tersebut membuka peluang penerapan teknologi remediasi lingkungan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kesamaan mekanisme interaksi ionik pada senyawa apatit menjadi jembatan antara aplikasi biomedis dan lingkungan. Material yang sama dapat berfungsi sebagai agen penyembuh pada sistem biologis sekaligus sebagai agen pemulih kualitas lingkungan.

Meski demikian, ia mengakui pengembangan material apatit masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti pengendalian ukuran partikel nano, peningkatan stabilitas material, standardisasi proses produksi, hingga percepatan hilirisasi menuju aplikasi klinis dan industri.

Karena itu, kolaborasi riset lintas disiplin menjadi kunci agar potensi apatit dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Koalisi Masyarakat Sipil Batam: Hentikan Represi dan Kriminalisasi Terhadap Pers dan Warga Sipil
  • Kemenkes dan IDI Perkuat Wujudkan Reformasi Pembiayaan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Medis
  • Menginspirasi Para Pendonor Darah Muda di Seluruh Dunia
  • BNN: 98 Persen Vape Mengandung Narkotika, Psikotropika, atau NPS
  • Tindakan Bersama Menekan Risiko Penyakit Zoonosis di Indonesia
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.