• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Mahasiswa UGM Sulap Limbah Jerami Padi dan Grafit Jadi Material Baterai

inovasi ini berangkat dari isu sederhana. Sesuatu yang dianggap limbah sebenarnya masih memiliki potensi untuk menjadi solusi.

by Admin
Kamis, 24 September 2026
A A
Mahasiswa UGM Sulap Limbah Jerami Padi dan Grafit Jadi Material Baterai

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil padi terbesar di dunia sehingga terdapat potensi yang melimpah tidak hanya dalam menghasilkan beras, tetapi juga limbah jerami yang dapat menjadi nilai tambah. Di sisi lain, terjadi peningkatan kebutuhan teknologi penyimpanan energi di tengah penggunaan baterai litium-ion yang terus berkembang. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan untuk mencari material alternatif.

Melihat persoalan itu, lima mahasiswa UGM yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Riset Eksakta (PKM-RE) Carbonova menghadirkan inovasi material baterai yang berasal dari jerami padi sisa pertanian dengan menggabungkan grafit dari limbah baterai bekas.

BacaJuga

Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global

Koalisi Masyarakat Sipil Buka Posko Penjaringan Calon Penggugat Komdigi atas Dugaan Pembatasan Konten Digital

Tim Carbonova sendiri terdiri dari atas Gilang Romadhon (Elektronika dan Instrumentasi 2024) sebagai ketua, Zuhrul Anam (Teknik Fisika 2024), Ethan Armana G. (Matematika 2024), Asty Goviana (Kimia 2025), dan Dinaesy Fadillah H. (Antropologi 2025), kelimanya merupakan mahasiswa asli Banyumas yang sedang menempuh pendidikan S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ketua Tim Carbonova, Gilang Romadhon, mengatakan gagasan penelitian ini berangkat dari cara pandang sederhana terhadap limbah. Ia menceritakan, inovasi ini berangkat dari isu sederhana, bahwa sesuatu yang dianggap limbah sebenarnya masih memiliki potensi untuk menjadi solusi.

Melalui penelitian ini, kami mencoba mengubah limbah menjadi material bernilai bagi masa depan energi. “Kita berupaya menciptakan alternatif atas keterbatasan teknologi baterai saat ini dengan menghadirkan material anoda baterai ion-natrium yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memanfaatkan sumber daya yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya dalam keterangan, Kamis, 22 September 2026 di laman UGM.

Penelitian ini mengangkat judul “Rekayasa Struktur Nitrogen-Doped Hard Carbon Berbasis Jerami Padi dengan Spacer Limbah Grafit untuk Peningkatan Performa Anoda Baterai Ion Natrium.” Gagasan ini berangkat dari banyaknya limbah jerami padi dan limbah grafit di Indonesia yang masih jarang dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan energi baru.

Dalam pengembangannya, jerami padi dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan material karbon, sementara limbah grafit dimanfaatkan untuk membantu merekayasa struktur material tersebut. Kemudian, tim mengembangkan material tersebut melalui serangkaian tahapan penelitian hingga menghasilkan material kandidat anoda baterai ion-natrium yang selanjutnya diuji karakteristik dan respons elektrokimianya.

Hasil pengujian awal menunjukkan bahwa material yang dikembangkan mampu memberikan respons elektrokimia dan menghasilkan kapasitas penyimpanan muatan. “Temuan ini menjadi hasil pendahuluan bagi Tim Carbonova untuk terus melakukan optimasi terhadap material dan sistem baterai yang dikembangkan,” ungkap Gilang.

Melalui Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM), Tim Carbonova menjadikan penelitian ini sebagai momentum untuk mengembangkan sekaligus memperbaiki penelitian-penelitian terdahulu yang telah membahas potensi hard carbon sebagai material anoda baterai.

Dengan penelitian dan temuan inovasi yang dihadirkan, tim Carbonova berharap inovasi yang dikembangkan dapat menjadi salah satu langkah kecil dalam mendorong pemanfaatan limbah. Ini sekaligus membuka peluang pengembangan material anoda baterai ion natrium berbasis sumber daya yang lebih mudah ditemukan di Indonesia.

Tags: jeramipenelitianUGM. Universitas Gadjah Mada
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Karhutla Membara, Pembiayaan Perusak Hutan Jadi Sorotan di CBD COP17
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.