• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Pengawet Makanan Natrium Dehidroasetat Berisiko Ganggu Organ Tubuh, Ini Bahayanya

Dalam situasi paparan akut atau dosis tinggi, senyawa ini diklasifikasikan sebagai zat yang berbahaya jika tertelan.

by Admin
Rabu, 7 Oktober 2026
A A
Cara Cegah Penyakit Ginjal, Jangan Merokok Salah Satunya

Penggunaan natrium dehidroasetat sebagai bahan pengawet pada makanan dapat menimbulkan risiko kesehatan, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi atau dalam jangka panjang.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University IPB University, Christy Efiyanti, menjelaskan senyawa ini dapat mengiritasi saluran pencernaan dan mengganggu keseimbangan mikrobiota usus.

BacaJuga

Pemerintah Janji Percepat Pemerataan Dokter Spesialis

Pemerintahan Klaim Peningkatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Tuberkulosis

Christy mengatakan, natrium dehidroasetat (Na-DHA) merupakan agen antimikroba berspektrum luas. Dalam situasi paparan akut atau dosis tinggi, senyawa ini diklasifikasikan sebagai zat yang berbahaya jika tertelan.

“Dalam situasi paparan akut atau dosis tinggi, natrium dehidroasetat diklasifikasikan sebagai zat yang berbahaya jika tertelan. Senyawa ini dapat secara langsung mengiritasi lapisan mukosa lambung dan usus,” ujar dosen bidang ilmu penyakit dalam ini.

Menurut Christy, sifat antimikroba natrium dehidroasetat yang efektif terhadap bakteri dan jamur juga berpotensi mengganggu mikrobiota usus. Kondisi ini dapat memicu peradangan lokal tingkat rendah dan gangguan metabolisme.

Ia memaparkan, sejumlah penelitian melaporkan Na-DHA dapat menyebabkan penurunan berat badan, berkurangnya nafsu makan, gangguan hati dan ginjal, serta kelainan pembekuan darah. Pada tikus, senyawa ini dilaporkan berkaitan dengan perdarahan dan gangguan koagulasi.

“Penelitian pada ikan zebra juga menunjukkan adanya potensi risiko terhadap sistem kardiovaskular, di mana senyawa ini memicu masuknya ion Ca2+ dan mengakibatkan kerusakan mitokondria pada kardiomiosit,” katanya.

Christy menyebut risiko toksisitas berkaitan dengan jumlah dan lamanya paparan. Asupan tinggi atau berkepanjangan dapat meningkatkan potensi gangguan kesehatan.

Sejumlah penelitian toksikologi jaringan juga telah dilakukan untuk menilai keamanan natrium dehidroasetat. Namun, temuan mengenai toksisitasnya masih banyak berasal dari penelitian eksperimental pada hewan sehingga dampaknya pada manusia perlu dipahami secara hati-hati.

Bagi masyarakat yang pernah mengonsumsi makanan yang diduga mengandung natrium dehidroasetat, Christy menyarankan berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami keluhan atau kondisi yang mengkhawatirkan.

Tags: dosis tinggiIPB Uniiversitynatrium dehidroasetatpengawet makananrisiko kesehatan
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Karhutla Membara, Pembiayaan Perusak Hutan Jadi Sorotan di CBD COP17
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.