Langsung ke konten
Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli
Ekonomi

Harga Mahal Tak Ada Perda Rokok

Oleh Prohealth

1 menit baca

Harga Mahal Tak Ada Perda Rokok
Ilustrasi (Ainur Ochiem/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO – Raut wajah Heru Nur cemas pagi itu. Suhu dingin membuatnya batuk. Dua telapak tangannya kerap mendekup dada menahan batuk. Kalau sudah tak tahan, dia membuka jendela kamar untuk meludah. Pagi yang dingin pula membuatnya enggan beranjak dari kasur. Sebab, saat pagi dingin datang, penyakit warga yang tinggal dekat tepi Sungai Bengawan Solo itu kambuh.

Dokter memvonisnya mengidap gangguan paru-paru sejak usia 31 tahun. Sesuai titah dokter pula, dia diminta berhenti merokok. Tapi, karena sulit bebas dari kecanduan rokok, Heru selalu mencuri waktu untuk merokok. Biasa dia menghisap sebatang rokok saat gangguan penyakitnya reda. Sejak didera penyakit paru-paru, dia menenggak berbutir-butir obat setiap hari.

Selengkapnya, baca: Harga Mahal Tak Ada Perda Rokok

Sumber: Radar Bojonegoro
Penulis: Khorij Zaenal

Bagikan artikel ini

Nawala

Kabar kesehatan yang bergizi, langsung ke email Anda

Rangkuman berita pilihan redaksi Prohealth.id: kesehatan publik, gizi, lingkungan, dan kebijakan yang memengaruhi hidup kita.

Prohealth.id bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik. Menemukan kekeliruan dalam berita ini? Sampaikan hak jawab atau koreksi Anda ke redaksi.