• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Kesaksian Erupsi Anak Krakatau dari Taman Nasional Ujung Kulon yang Berjarak 50 Kilometer

Seluruh staf dalam keadaan aman, dan seluruh aktivitas di laut dihentikan sementara.

by Admin
Minggu, 6 September 2026
A A
Kesaksian Erupsi Anak Krakatau dari Taman Nasional Ujung Kulon yang Berjarak 50 Kilometer

Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Ardi Andono membuat laporan ke atasannya berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berjarak hanya 50 kilometer. Berikut ini laporan yang ia buat pada Minggu, 6 September 2026.

1. Telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 06 September 2026 pukul 03:53 WIB namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 46 mm dan durasi sementara ini ± 30 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.

BacaJuga

Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global

Koalisi Masyarakat Sipil Buka Posko Penjaringan Calon Penggugat Komdigi atas Dugaan Pembatasan Konten Digital

2. Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi, masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekatinya atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.

3. Kawasan TNUK berjarak 50 km dari anak krakatau, untuk getaran dan gemuruh teramati terasa hingga kantor BTNUK di Labuan pada tanggal 5/9/2026 dari dini hari hingga siang hari. Saat ini gemuruh semakin melemah.

4. Untuk debu tipis sudah sampai ke kawasan TNUK, berdasarkan peta sebaran debu, debu tebal mengarah ke sumetera.

5. Berdasarkan rilis pers PVMBG, saat ini tubuh Gunung Anak Krakatau tidak bertumbuh, jadi kemungkinan untuk tsunami yang disebabkan runtuhnya dinding kawah tidak akan terjadi seperti kejadian 2018.

6. Seluruh staf dalam keadaan aman, dan seluruh aktivitas di laut dihentikan sementara.

Tags: anak krakatauErupsiTaman Nasional Ujung Kulontsunami
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Karhutla Membara, Pembiayaan Perusak Hutan Jadi Sorotan di CBD COP17
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.