• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Tak Hanya Menakutkan, Wahana Rumah Hantu Bisa Picu Respons pada Jantung

Saat menghadapi ancaman, tubuh bereaksi dengan peningkatan detak jantung, denyut nadi yang lebih cepat, dan keluarnya keringat.

by Tim Prohealth
Senin, 31 Agustus 2026
A A
Lemak! Apa yang Kau Lakukan Padaku itu Jahat!

Ilustrasi sakit jantung. (Sumber: Canva/2025)

Sensasi takut dan terkejut saat memasuki wahana rumah hantu ternyata tidak hanya memicu teriakan. Respons tubuh terhadap rasa takut juga dapat memengaruhi kerja jantung.

Dokter Penyakit Dalam IPB University, Christy Efiyanti, menjelaskan bahwa tubuh memiliki mekanisme alami untuk menghadapi ancaman yang dikenal sebagai respons fight-or-flight (lawan atau lari).

BacaJuga

Pemerintah Janji Percepat Pemerataan Dokter Spesialis

Pemerintahan Klaim Peningkatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Tuberkulosis

“Saat menghadapi ancaman, tubuh bereaksi dengan peningkatan detak jantung, denyut nadi yang lebih cepat, dan keluarnya keringat,” kata Christy. Respons tersebut merupakan mekanisme pertahanan yang mempersiapkan tubuh untuk menghadapi atau menghindari situasi yang dianggap berbahaya.

Ia mengurai, dalam kondisi takut yang intens, sistem saraf simpatis akan aktif dan memicu pelepasan hormon, termasuk adrenalin. Akibatnya, jantung berdetak lebih cepat untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Pada saat yang sama, pembuluh darah dapat menyempit sehingga tekanan darah meningkat.

Menurut Christy, kombinasi peningkatan detak jantung dan tekanan darah dapat meningkatkan beban kerja jantung. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, penyakit arteri koroner, gagal jantung, maupun gangguan irama jantung.

“Beban kerja jantung yang meningkat drastis dalam situasi yang memicu ketakutan hebat dapat berujung pada serangan jantung, meski hal tersebut sangat jarang terjadi,” ungkapnya.

Lonjakan adrenalin juga dapat berdampak serius pada penderita penyakit jantung, seperti menyebabkan pelemahan otot jantung, gagal jantung, hingga serangan jantung. Karena itu, individu dengan riwayat penyakit jantung, hipertensi, atau sering mengalami pingsan akibat gangguan irama jantung disarankan menghindari aktivitas yang memberikan rangsangan takut secara intens.

Jika seseorang pingsan setelah mengalami ketakutan, Christy menyarankan untuk membaringkannya dalam posisi telentang. Bila tidak terdapat cedera dan korban masih bernapas, kaki dapat diangkat sekitar 30 sentimeter lebih tinggi dari posisi jantung. Pakaian yang ketat juga perlu dilonggarkan dan korban tidak boleh langsung berdiri setelah sadar.

“Apabila korban tidak sadar kembali dalam waktu satu menit, segera hubungi layanan darurat setempat. Periksa pula pernapasan dan denyut nadinya. Jika korban tidak bernapas, segera lakukan CPR (cardiopulmonary resuscitation) hingga bantuan medis tiba atau korban kembali bernapas,” kata Christy.

Dengan demikian, meski kejadian fatal akibat rasa takut di wahana rumah hantu sangat jarang, kondisi kesehatan jantung tetap perlu menjadi pertimbangan sebelum mengikuti aktivitas dengan rangsangan ketakutan yang intens.

Tags: adrenalinjantungpembuluh darahrumah hantu
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Negara Hukum: Fatamorgana yang Makin Digilas Kuasa
  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.