• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Anak Muda Kian Rentan Kena Gangguan Mental, Akses Bantuan Masih Terbatas

Kesehatan mental bukan masalah pengobatan saja tapi butuh dukungan layanan yang tepat pada tingkat yang tepat.

by Prohealth
Jumat, 25 September 2026
A A
HARI SUMPAH PEMUDA 2022: Tantangan Pemuda dalam Sektor Kesehatan

Ilustasi kerja sama anak muda. (Sumber: Kementerian Kesehatan/2022).

Banyak anak muda usia 15-24 tahun, khususnya perempuan, yang mengalami depresi. Hal ini terjadi di masa quarter-life crisis seseorang dengan berbagai tuntutannya.

Sayangnya, layanan profesional belum merata di seluruh wilayah Indonesia mengakibatkan banyak individu tidak ditangani dengan baik. Berdasarkan data kementerian kesehatan, dari survei 54 juta penduduk terdapat 20% yang emosionalnya terganggu. Namun demikian, hanya 8% diantaranya yang mendapatkan bantuan secara profesional.

BacaJuga

Pemerintah Janji Percepat Pemerataan Dokter Spesialis

Pemerintahan Klaim Peningkatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Tuberkulosis

Gangguan kesehatan mental terjadi ketika stimulus dari luar masuk ke dalam diri manusia melalui panca indra. Cara individu mempersepsikan stimulus menentukan apakah hal ini akan menjadi masalah atau tidak untuk dirinya.

Individu akan dikatakan sehat jika dirinya bahagia, mampu mengatasi tekanan yang dihadapi sehingga dapat bekerja secara produktif dan dapat memberikan manfaat bagi yang lain.

Moordiningsih, Psikolog, alumnus Fakultas Psikologi UGM mengatakan seseorang dikatakan sehat secara mental apabila bahagia hatinya, mampu mengatasi tekanan, produktif kinerjanya, dan bermanfaat bagi sesama.
Ia menyatakan perihal ini dalam seminar “Kebijakan dan Implementasi Layanan Kesehatan Mental bagi Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, Kamis, 24 September 2026.

Nining, demikian panggilan akrabnya, menekankan persebaran dan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) psikolog juga menjadi tantangan bagi dunia kesehatan. “Banyak individu menimba ilmu di pusat kota tetapi enggan untuk kembali ke daerahnya mengakibatkan kurang meratanya layanan itu,” katanya.

Ia merekomendasikan strategi dalam memenuhi kebutuhan psikolog klinis dengan prinsip merata dan bermutu. Di antaranya, meratanya layanan kesehatan mental di Indonesia, ketersediaan SDM tenaga kesehatan kompeten, jumlah psikolog klinis di puskesmas, sistem pendidikan bagi tenaga kesehatam untuk layanan kesehatan jiwa, sistem layanan rujukan dan pembiayaan, dukungan keluarga, komunitas, dan kebijakan pemerintah setempat.

“Kesehatan mental bukan masalah pengobatan saja tapi butuh dukungan layanan yang tepat pada tingkat yang tepat. Hal ini membutuhkan regulasi pengambil kebijakan,” tutur Nining.

Ia mengingatkan setiap manusia dilahirkan dengan peran yang berbeda-beda di berbagai bidang ilmu. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk dapat mengoptimalkan peran dan fungsi masing-masing untuk membantu kesehatan diri dan manusia yang lain.

“Dengan peran kita masing-masing, mari optimalkan untuk membantu kesehatan diri kita dan kesehatan sesama manusia,” katanya.

Tags: Anak Mudakebijakankesehatan mentalugm
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Karhutla Membara, Pembiayaan Perusak Hutan Jadi Sorotan di CBD COP17
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.