• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Guru Besar IPB University Sampaikan Penerapan Plant Health di Forum FAO

Suryo menyampaikan pengalaman IPB University melalui Klinik Tanaman dalam deteksi dan tindakan cepat untuk pengendalian hama/penyakit tanaman.

by Admin
Senin, 28 September 2026
A A
Guru Besar IPB University Sampaikan Penerapan Plant Health di Forum FAO

Guru Besar Proteksi Tanaman IPB University sekaligus Dekan Fakultas Pertanian Suryo Wiyono menghadiri Food and Agriculture Organization (FAO) Global Conference for Action on One Health in Agrifood System. Konferensi yang digelar di Headquarter FAO Roma pada 21-23 September 2026 ini resmi dibuka oleh Direktur Jenderal FAO, Dr Qu Dongyu.

Dalam konferensi global ini, Suryo menjadi panelis dalam dua diskusi panel dengan tema masing-masing Plant Health as a Key Pillar of One Health dan Integrated Biosecurity Management for Pests and Disease Prevention and Control in Agrifood System.

BacaJuga

Pemerintah Janji Percepat Pemerataan Dokter Spesialis

Pemerintahan Klaim Peningkatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Tuberkulosis

Di hadapan ribuan perwakilan dari berbagai negara, Suryo menyampaikan pengalaman IPB University melalui Klinik Tanaman dalam deteksi dan tindakan cepat untuk pengendalian hama/penyakit tanaman.

Selain itu, juga disampaikan contoh-contoh penerapan dan keberhasilan inovasi teknologi IPB University berbasis hayati dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman padi, cabai, dan bawang merah di berbagai daerah di Indonesia.

“Secara keseluruhan penerapan inovasi berbasis hayati tersebut berhasil meningkatkan produktivitas 15 sampai 27 persen, dan mengurangi penggunaan pestisida 50 hingga 77 persen,” tuturnya. Penerapan inovasi ini, kata dia, juga melibatkan akademia, petani, dan pemerintah daerah.

One health merupakan pendekatan holistik yang memandang kesehatan manusia, hewan, tanaman dan ekosistem sebagai saling terkait dan interdependen. Pendekatan ini telah disepakati oleh quadripartite lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu World Health Organization (WHO), FAO, World Organisation for Animal Health (WOAH), dan United Nations Environment Programme (UNEP).

Selanjutnya, Suryo menyampaikan bahwa untuk penerapan inovasi untuk kesehatan tanaman dan biosekuriti yang lebih luas perlu mendapat dukungan kebijakan yang kuat, serta dukungan internasional.

Tags: Fakultas PertanianFAOipb universityKlinik TanamanOne health
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Sertifikasi Halal Diundur, akibat Tekanan Oligarki Industri Rokok?
  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Karhutla Membara, Pembiayaan Perusak Hutan Jadi Sorotan di CBD COP17
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.