• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Pedoman Global Pertama Obesitas Anak dan Remaja Dirilis

Pada tahun 2024, 170 juta anak dan remaja berusia 5-19 tahun hidup dengan obesitas, termasuk 70 juta anak berusia 5-9 tahun dan 100 juta remaja berusia 10-19 tahun.

by Sunu Dyantoro
Kamis, 8 Oktober 2026
A A
Lebaran Sebentar Lagi, Saatnya Jaga Berat Tubuh dari Kegemukan

(Sumber foto: Canva/2023)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis pedoman pertamanya yang membahas peningkatan tajam obesitas di kalangan anak-anak dan remaja, kemarin. Pedoman ini menjelaskan bagaimana sistem kesehatan dan petugas kesehatan dapat memberikan perawatan yang tepat waktu, berbasis bukti, dan berpusat pada pasien.

Pada tahun 2024, 170 juta anak dan remaja berusia 5-19 tahun hidup dengan obesitas, termasuk 70 juta anak berusia 5-9 tahun dan 100 juta remaja berusia 10-19 tahun. Prevalensi obesitas pada kelompok usia ini telah meningkat empat kali lipat sejak tahun 1990, dari 2% menjadi 8%.

BacaJuga

Pemerintah Janji Percepat Pemerataan Dokter Spesialis

Pemerintahan Klaim Peningkatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Tuberkulosis

Obesitas adalah penyakit kronis yang kambuh dan dapat dikelola dengan perawatan yang efektif. Konsekuensinya dapat dimulai sejak dini, meningkatkan risiko penyakit tidak menular, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Anak-anak dan remaja yang hidup dengan obesitas juga dapat mengalami stigma, diskriminasi, dan perundungan. Pencegahan dan pengelolaan obesitas sangat penting untuk melindungi kesehatan fisik dan mental anak-anak dan remaja serta mendukung pertumbuhan, pendidikan, kesejahteraan sosial, dan kualitas hidup mereka yang sehat.

Untuk anak-anak dan remaja dengan obesitas, WHO sangat merekomendasikan intervensi terstruktur terkait pola makan, aktivitas fisik, dan perubahan perilaku yang diberikan secara individual atau sebagai bagian dari program multimodal. Intervensi kesehatan digital direkomendasikan secara bersyarat dengan pengawasan orang tua atau pengasuh.

WHO tidak merekomendasikan pengobatan farmakologis, operasi bariatrik (operasi penurunan berat badan yang mengubah lambung atau saluran pencernaan) atau alat penurun berat badan untuk anak-anak berusia 0–9 tahun.

Untuk remaja berusia 10–19 tahun, pengobatan dengan obat-obatan yang disetujui hanya dapat dipertimbangkan jika program gaya hidup multimodal yang diawasi belum mencapai hasil yang diinginkan. Operasi bariatrik dapat dipertimbangkan dengan syarat ketat untuk remaja dengan obesitas berat.

“Dasar dari perawatan obesitas untuk anak-anak dan remaja bukanlah obat-obatan atau pembedahan, tetapi akses terhadap dukungan komprehensif yang memungkinkan pola makan sehat, aktivitas fisik, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan,” kata Luz María De Regil, Direktur Departemen Nutrisi dan Keamanan Pangan, WHO.

“Prioritas kita harus memastikan bahwa setiap anak dan remaja dapat mengakses perawatan berkualitas dan lingkungan yang mendukung sejak usia dini, membantu mereka mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat serta meletakkan dasar untuk kesehatan dan kesejahteraan seumur hidup.”

Meskipun bukan fokus utama pedoman ini, rekomendasi tersebut juga menekankan pentingnya menangani kesehatan mental bersamaan dengan obesitas. Kecemasan, depresi, rendah diri, dan disregulasi emosional dapat berkontribusi pada perilaku makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan penarikan diri dari pergaulan sosial. Dan, anak-anak serta remaja yang hidup dengan obesitas mungkin mengalami stigma dan perundungan yang merusak kesejahteraan emosional mereka.

Petugas kesehatan harus menangani obesitas dan kondisi kesehatan mental sejak dini dan bersamaan. Selain itu, menggunakan strategi inklusif, sesuai dengan perkembangan, dan melibatkan keluarga.

Pedoman ini menekankan penanganan obesitas harus melampaui sekadar penurunan berat badan dan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan, fungsi, dan kesejahteraan. Perawatan harus berpusat pada individu, sesuai usia, dan responsif terhadap kebutuhan setiap anak dan keluarga, memastikan tindak lanjut dan kesinambungan jangka panjang.

Pengobatan saja tidak dapat membalikkan peningkatan obesitas. WHO terus menyerukan kebijakan dan langkah-langkah yang membuat pola makan sehat dan aktivitas fisik lebih mudah diakses dan terjangkau, termasuk langkah-langkah regulasi dan fiskal serta tindakan di bidang pendidikan, perencanaan kota, transportasi, dan perlindungan sosial.

Bersama dengan rekomendasi WHO yang sudah ada untuk orang dewasa, pedoman baru ini merupakan bagian dari pendekatan siklus hidup untuk perawatan obesitas. Ini memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk pengelolaan dan pengobatan obesitas dari masa kanak-kanak hingga remaja dan dewasa.

Pedoman ini merupakan bagian dari respons WHO yang lebih luas terhadap epidemi obesitas global. Termasuk rencana percepatan WHO untuk menghentikan obesitas.

Tags: AnakobesitasOrganisasi Kesehatan DuniaRemajaWHO
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Karhutla Membara, Pembiayaan Perusak Hutan Jadi Sorotan di CBD COP17
  • Koalisi Masyarakat Sipil Buka Posko Penjaringan Calon Penggugat Komdigi atas Dugaan Pembatasan Konten Digital
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.