• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

WALHI: Tambang Emas Martabe, Habitat Terakhir Orangutan Tapanuli, dan Kekeliruan Biodiversity Offset

Riset mendokumentasikan penurunan besar sebaran dan populasinya, dengan hilangnya dan terpecahnya habitat sebagai ancaman utama.

by Tim Prohealth
Kamis, 22 Oktober 2026
A A
Ekspedisi Hutan Merdeka: Lima Pesepeda Gowes 1.700 Kilometer Suarakan Perlindungan Orangutan Tapanuli

Sumatran Orangutan (Pongo abelii) Batang Toru Population Togus, adult flanged male Batang Toru Forest Sumatran Orangutan Conservation Project North Sumatran Province Indonesia

Ekosistem Batang Toru di Sumatra Utara adalah salah satu lanskap hutan terpenting yang tersisa di Indonesia dan satu-satunya habitat Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis), spesies Kritis (Critically Endangered) yang baru dikenali pada 2017. Kurang dari 800 individu tersisa dalam tiga populasi terfragmentasi.

Riset mendokumentasikan penurunan besar sebaran dan populasinya, dengan hilangnya dan terpecahnya habitat sebagai ancaman utama. Konektivitas antar-populasi dinilai esensial agar peluang sebar dan kelangsungan populasi tidak runtuh.

BacaJuga

Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka

Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan

Lanskap ini juga menyediakan habitat bagi banyak spesies lain dan fungsi tata air. Batang Toru diakui sebagai Kawasan Keanekaragaman Hayati Kunci (KBA) dan situs Alliance for Zero Extinction (AZE).
Karena itu WALHI dan organisasi lingkungan lain berpendapat kawasan ini seharusnya menjadi zona perlindungan (no-go) bagi kegiatan ekstraktif. Status KBA/AZE adalah pengakuan ilmiah; status zona perlindungan (no-go) adalah posisi advokasi.

Sejak awal penerbitan kontrak karya tambang Martabe, WALHI telah mengingatkan pemerintah agar kawasan Harangan Tapanuli tidak dijadikan wilayah eksploitasi. Perusahaan disebut memiliki izin seluas 130.252 hektare di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Mandailing Natal, dengan area operasi aktif sekitar 700 hektare di Kecamatan Batang Toru.

Menurut WALHI, sebagian wilayah konsesi tumpang tindih dengan hulu lima daerah aliran sungai utama serta kawasan hutan lindung seluas sekitar 30.629 hektare. Selain itu, sekitar 27.792 hektare berada di area penting pelestarian keanekaragaman hayati dan habitat satwa langka seperti orangutan Tapanuli, harimau Sumatera, dan trenggiling yang berstatus kritis menurut daftar merah IUCN.

Tambang emas Martabe dioperasikan PTAR sejak 2012. Pada 2020 PTAR mengumumkan rencana membuka pit baru di Tor Ulu Ala untuk sedikitnya 460.000 ons emas tambahan, dengan perluasan sekitar 250 ha hingga 2034. Ini termasuk fasilitas tailing dan jaringan jalan akses yang memotong habitat kritis orangutan Sumatera.

Sekitar 48 ha hutan, sebagian besar primer, di dalam KBA akan dibuka. Aktivitas eksplorasi juga mengganggu habitat dan membuat desa sekitar menyuarakan kekhawatiran.

Tags: BatangtoruMartabeorangutanOrangutan TapanuliWalhi
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Kode Merah Orangutan Tapanuli: Dari Armenia Mendesak Penyelamatan Kera Besar Terlangka
  • Matahari Tepat di Atas Jawa, Ini Penyebab Jakarta Lebih Panas dan Bogor Masih Diguyur Hujan
  • Monas, Borobudur, dan IKN Bersinar Biru Serukan Perdamaian dan Solidaritas Global
  • Karhutla Membara, Pembiayaan Perusak Hutan Jadi Sorotan di CBD COP17
  • Koalisi Masyarakat Sipil Buka Posko Penjaringan Calon Penggugat Komdigi atas Dugaan Pembatasan Konten Digital
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.