• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Enam Puluh Enam RSUD Naik Kelas, Akses Layanan Kanker hingga Jantung Makin Dekat

by Tim Prohealth
Jumat, 30 Oktober 2026
A A
RUU KESEHATAN: Ketika Petugas Baju Putih Banjiri Gedung Kemenkes

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. (Sumber foto: Kemenkes/2023)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat pemerataan akses layanan kesehatan dengan meningkatkan status 66 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari Kelas D menjadi Kelas C. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 RSUD telah merampungkan 100% proses pembangunannya.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menyatakan, langkah ini merupakan bagian dari arah pembangunan kesehatan dalam Visi Misi Presiden 2025–2029. Program ini difokuskan untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang berkualitas dan merata di tingkat kabupaten, khususnya guna mendekatkan layanan bagi pasien penyakit katastropik seperti kanker, jantung, stroke dan uronefrologi (KJSU).

BacaJuga

Memperluas Imunisasi HPV, Cegah Kanker Sejak Dini

AJI Jakarta dan AJI Mataram Putar Film Ilusi Tembakau, Bongkar Rantai Pasok Merugikan Petani

“Kita sudah mengevaluasi penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian dan berdampak pada pembiayaan, yang kita sebut sebagai penyakit katastropik. Ada empat: kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi” Wamenkes Dante dalam Forum Pakar: Menguji Kebijakan, Memperkuat Manfaat Bagi Rakyat di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.

Selain pembangunan fisik, Kemenkes juga memastikan pemenuhan alat kesehatan, penguatan tenaga kesehatan, dan penataan layanan agar pasien di daerah tidak perlu lagi dirujuk ke kota besar. Sebagai contoh, untuk penanganan penyakit jantung, seluruh RSUD di tingkat kabupaten di Indonesia secara bertahap akan dilengkapi fasilitas kateterisasi jantung (cath lab) beserta pemasangan ring.

Kemenkes juga memberikan perhatian khusus bagi daerah dengan keterbatasan akses, seperti Provinsi Aceh yang telah menerima dukungan alat kesehatan. Kebijakan ini merespons aspirasi warga daerah yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota provinsi atau luar daerah untuk berobat.

“Jadi kalau ada orang dengan sakit jantung, dia enggak perlu datang ke Jakarta, dia bisa diobati, dipasang ring di Aceh,” tutur Dante.

Namun, Dante menegaskan bahwa pengiriman alat kesehatan akan disesuaikan dengan ketersediaan dokter spesialis di daerah agar fasilitas tersebut dapat langsung dimanfaatkan secara optimal.

“Maka kita minta terus melakukan afirmasi kepada pemerintah daerah, mengirim dokter-dokternya untuk melakukan pendidikan spesialis yang berkaitan dengan penyakit-penyakit dan fasilitas kesehatan yang kita sediakan tersebut,” katanya.

Di samping peningkatan 66 RSUD, pemerintah juga menyiapkan agenda revitalisasi puskesmas dan rumah sakit kabupaten. Revitalisasi ini mencakup perbaikan bangunan, sarana prasarana, penambahan alat kesehatan, hingga peningkatan mutu layanan.

Upaya kuratif ini turut disandingkan dengan program promotif dan preventif melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi dini risiko hipertensi, diabetes, dan hiperkolesterol. Tahun 2026, program ini telah menjangkau sekitar 112 juta orang.

Tags: jantungKankerkementerian kesehatanrumah sakit
ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Enam Puluh Enam RSUD Naik Kelas, Akses Layanan Kanker hingga Jantung Makin Dekat
  • Memperluas Imunisasi HPV, Cegah Kanker Sejak Dini
  • Jakarta Boleh Mengejar Status Kota Global, Tapi Jangan Meninggalkan Kampung Kota
  • AJI Jakarta dan AJI Mataram Putar Film Ilusi Tembakau, Bongkar Rantai Pasok Merugikan Petani
  • Terjepit Polusi, Warga Tak Bisa Bergerak Sendiri
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.