• Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Prohealth
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prohealth
No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

Harga Minyak Goreng dan BBM Meroket, Pemerintah Harus Kendalikan

Konflik global tak hanya berisiko pada lonjakan harga energi, tapi juga memperburuk inflasi global.

by Admin
Rabu, 29 April 2026
A A
Harga Minyak Goreng dan BBM Meroket, Pemerintah Harus Kendalikan

Dinamika geopolitik global berdampak signifikan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok. Karena itu, pemerintah pun diminta untuk mengambil langkah-langkah pengendalian dan mitigasi karena kondisi ini memberatkan rakyat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani menyatakan konflik geopolitik global mulai dirasakan dalam perekonomian nasional. Termasuk lonjakan harga energi dan sejumlah bahan kebutuhan pokok.

BacaJuga

Bali Butuh Rp623,28 Triliun untuk Capai Emisi Nol Bersih 2045

Riset: Pemotongan Komisi Ojol 8% Belum Efektif Tingkatkan Kesejahteraan Driver

“Kondisi ini tentunya memberatkan rakyat, terutama masyarakat dari kelompok ekonomi kecil,” kata Puan dalam keterangan, Rabu, 22 April 2026.

Saat ini Indonesia tengah dihadapkan pada fenomena meroketnya harga sejumlah komoditi. Dari sisi energi, pemerintah baru saja menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi secara sigfikan.

Harga elpiji nonsubsidi juga secara resmi naik hingga 18% setelah adanya kelangkaan stok elpiji subsidi sejak beberapa waktu lalu di banyak daerah. Belum lagi, harga minyak goreng beberapa waktu terakhir terus merangkak naik.

Adapun lonjakan harga minyak goreng dipicu oleh kenaikan harga bahan baku utama, yakni minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO), yang terus menguat di pasar global. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga minyak goreng naik di banyak daerah pada pekan ketiga April 2026 di mana sebanyak 207 kabupaten/kota atau 57,5% wilayah mengalami kenaikan.

Rata-rata harga nasional naik dari Rp 19.358 menjadi Rp19.592 per liter. Namun ada juga tercatat harga minyak goreng mencapai Rp 60.000 per liter, tepatnya di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Puan menilai kenaikan harga minyak goreng yang terjadi di lebih dari separuh wilayah Indonesia harus dibaca dari perspektif yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Perubahan harga kebutuhan pokok langsung memengaruhi ruang belanja harian rumah tangga,” ujar Puan.

Menurut dia, bagi banyak keluarga, minyak goreng bukan komoditas yang bisa ditunda pembeliannya sehingga kenaikan harga terasa sangat membenani. Terutama rumah tangga dengan pengeluaran ketat.

“Karena itu setiap kenaikan harga langsung mengubah komposisi pengeluaran harian, dan dampak bagi masyarakat adalah bagaimana satu kebutuhan pokok mulai mengambil porsi lebih besar dari belanja harian mereka,” papar politikus Fraksi PDI Perjuangan ini.

Apalagi, kata dia, harga BBM pun turut menambah beban yang harus ditanggung keluarga. Meski kenaikan BBM saat ini baru untuk yang nonsubsidi, Puan menyebut, pemerintah juga perlu melihat kondisi yang ada di lapangan.

“Di banyak daerah, masyarakat kesulitan mendapat BBM subsidi sehingga mereka yang berhak terpaksa membeli BBM non-subsidi yang harganya naik signifikan,” ungkapnya.

“Kondisi yang sama juga terjadi pada elpiji. Dan kita ketahui bersama, kenaikan BBM maupun elpiji pasti memiliki dampak turunan terhadap harga komoditas lainnya. Ini mempengaruhi daya beli masyarakat,” kata Puan.

Untuk itu, Puan meminta Pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah pengendalian harga. “Jika tidak dikendalikan cepat, kenaikan ini dapat memicu ekspektasi kenaikan barang lain di pasar. Ini akan menambah beban masyarakat yang sudah dalam kondisi ekonomi berat,” ujar cucu Bung Karno ini.

Puan juga mendorong Pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk memitigasi situasi geopolitik yang semakin tidak menentu. Khususnya dalam hal harga dan ketersediaan BBM, elpiji, dan minyak goreng.

“Pemerintah harus bisa memitigasi kesiapan terkait dengan harga BBM dengan sudah adanya kenaikan ini, ditambah sekarang elpiji dan juga minyak goreng juga naik harganya,” ucap Puan.

“Untuk kenaikan harga BBM non-subsidi tentu harus ada keadilan dan diberikan penjelasan kenapa harga tersebut naik dan sampai kapan, dan apakah harga tersebut akan terus naik atau seperti apa,” katanya mengimbuhkan.

Puan pun meminta mitigasi dilakukan terhadap segala hal kemungkinan yang akan terjadi buntut dinamika geopolitik. Apalagi masih belum ada kejelasan mengenai konflik antara Amerika Serikat bersama Israel dengan Iran yang memicu dampak ekonomi global.

“Karena kita juga belum mengetahui dengan situasi geopolitik yang terjadi apakah perang ini akan berlanjut atau terus atau stop,” sebut Puan.

“Namun sebagai negara yang walaupun tidak secara langsung terimbas, kita harus siap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” katanya.

Puan mengingatkan, konflik global tak hanya berisiko pada lonjakan harga energi, tapi juga memperburuk inflasi global, serta meningkatkan ketidakpastian ekonomi dan keuangan dunia. Ia mengatakan, kondisi itu menuntut otoritas fiskal dan moneter untuk mengambil kebijakan yang dapat menjaga perekonomian nasional berjalan.

“Maka dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk memastikan masyarakat tetap memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan hidupnya,” tutur Puan.

“Negara harus hadir pada titik ketika kebutuhan dasar mulai terasa berat di dapur rumah tangga, karena di situlah kualitas kebijakan paling cepat diuji,” katanya.

ShareTweetSend

Discussion about this post

https://www.youtube.com/watch?v=6npF_Ocn5bw&t=138s

Pos-pos Terbaru

  • Kemenkes dan IDI Perkuat Wujudkan Reformasi Pembiayaan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Medis
  • Menginspirasi Para Pendonor Darah Muda di Seluruh Dunia
  • BNN: 98 Persen Vape Mengandung Narkotika, Psikotropika, atau NPS
  • Tindakan Bersama Menekan Risiko Penyakit Zoonosis di Indonesia
  • Bakteri Pembawa Gen Resistansi Antimikrob Ditemukan di Ekosistem Pemotongan Hewan, Ini Penjelasannya
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Perempuan dan Anak
  • Profil
  • Regulasi
  • Lingkungan
  • Cek Fakta
  • Opini
  • Infografis

© 2024 Prohealth.id | Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli.